UNESA Peringkat 18 Se - Indonesia sebagai universitas berkarakteristik (LPTK) terbaik di Indonesia menurut teSCA 2013.

Posted by


Sebanyak 551 perguruan tinggi (PT) terdaftar sebagai pengguna ICT di lingkungan kampusnya. Dari ratusan PT itu terpilih 100 PT dengan pemanfaatan ICT terbaik di Indonesia. Unesa berada dalam peringkat ke-18 se-Indonesia dengan skor 4.025. Kondisi itu menjadikan Unesa sebagai universitas berkarakteristik Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terbaik di Indonesia. 

LPTK lain yang juga masuk dalam peringkat 100 besar ialah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) peringkat 22 dengan skor 3.980. Universitas Negeri Semarang (Unnes) peringkat 27 dengan skor 3.810. Universitas Negeri Malang (UM) berada pada peringkat 49 dengan skor 3.342. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) peringkat 60 dengan skor 3.164. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) peringkat 61 dengan skor 3.162. Universitas Negeri Makasar (UNM) peringkat 65 dengan skor 3.091. 

Menurut Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (Aptikom) yang menjadi komite juri TeSCA 2013, ada 10 dimensi penilaian yang diterapkan, yaitu suprastruktur kampus, infrastruktur teknologi, kesiapan orang-orang di sekitar kampus, ragam pemanfaatan dan aplikasi, keterkaitan dengan strategi pendidikan nasional, kontribusi terhadap masyarakat sekitar, dampak dan manfaat penerapan teknologi, implementasi IT ramah lingkungan, pemanfaatan untuk menambah inovasi dan kreasi, serta kemampuan membentuk tren. "Intinya, sebuah kampus bisa dikatakan smart jika bisa melayani kebutuhan seluruh pemangku kepentingan sebelum diminta," katanya. 

Selain Richardus Eko, komite juri lainnya adalah Prof Zainal A Hasibuan, Ph.D, Wakil Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas), dan Prof Ir Nizam, M.Sc, Ph.D, Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi, Kemdikbud. Sementara itu, tim juri terdiri atas perwakilan dari perusahaan dan asosiasi di bidang ICT. Menurut Nizam, tahun ini partisipasi perguruan tinggi dan dukungan masyarakat terhadap program ini melonjak. Tahun sebelumnya hanya terdaftar 355 perguruan tinggi. Hasil penilaian sangat beragam. Dari sisi infrastruktur ICT, banyak perguruan tinggi yang sudah lumayan baik, tetapi dari sisi pemanfaatan, tata kelola, berbagi bahan ajar, masih banyak yang perlu ditingkatkan. 

Sementara itu, Zainal menambahkan bahwa di abad ke-21 ini, ICT dibutuhkan dunia pendidikan untuk mengakomodasi proses belajar-mengajar agar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. "Pemeringkatan ini sangat penting untuk mengetahui potret asli kondisi kesiapan perguruan tinggi di Indonesia dalam menghadapi pendidikan abad ke-21," katanya.

Sumber, humas unesa


Blog, Updated at: 11/14/2013

0 komentar:

Posting Komentar

UPM

UPM-Sempack . Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement